Kebijakan Privasi.
BlessCupid menghormati privasi kamu. Halaman ini menjelaskan data apa yang kami kumpulkan, untuk apa, berapa lama kami simpan, dan hak kamu sebagai pemilik data. Dokumen ini disusun mengikuti UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi dan posture GDPR (untuk kamu yang berada di Eropa).
1 · Siapa kami
BlessCupid adalah aplikasi pertemanan, komunitas, dan pendamping hidup untuk umat Kristen Indonesia. Untuk pertanyaan privasi, hubungi privacy@blesscupid.com. Pengendali Data: BlessCupid (badan hukum akan diumumkan sebelum peluncuran).
2 · Data yang kami kumpulkan saat daftar tunggu
Pada fase teaser ini, satu-satunya data yang kami kumpulkan adalah data yang kamu berikan sukarela melalui formulir daftar tunggu:
- Alamat email — untuk mengirim kabar peluncuran.
- Mode yang kamu cari (persahabatan, komunitas, pendamping, atau ketiganya) — untuk menyesuaikan komunikasi awal.
- Bahasa utama — untuk menyajikan konten dalam bahasa yang kamu pilih.
- Stempel waktu pendaftaran dan ringkasan User-Agent peramban — untuk pencegahan spam dan keamanan teknis.
Kami tidak meminta nama, nomor telepon, foto, atau informasi keagamaan apa pun pada fase teaser.
3 · Untuk apa kami pakai
- Mengirim sekali kabar peluncuran saat aplikasi siap.
- Sesekali pembaruan progres yang relevan (maksimal sekali sebulan).
- Mencegah spam dan penyalahgunaan formulir.
Kami tidak akan: menjual data kamu, mengiklankan ke kamu berdasarkan email kamu, mendaftarkanmu pada layanan pemasaran pihak ketiga, atau menggunakan data kamu untuk pelatihan model AI.
4 · Berapa lama kami simpan
Email daftar tunggu disimpan sampai kamu berhenti berlangganan, atau sampai 24 bulan setelah peluncuran resmi (mana yang lebih dulu). Setelah itu data dihapus permanen dari basis data utama dan cadangan dalam waktu maksimal 90 hari.
5 · Di mana data disimpan
Untuk mematuhi PP 71/2019 mengenai PSE Indonesia, data daftar tunggu disimpan pada infrastruktur Cloudflare Workers KV dengan replikasi global. Kami sedang menilai migrasi ke wilayah Asia Tenggara (Indonesia/Singapore) sebelum aplikasi inti diluncurkan. Versi final kebijakan akan menyebutkan lokasi penyimpanan secara tepat.
6 · Pihak ketiga yang menyentuh data
- Cloudflare — proxy CDN, analitik agregat anonim (tidak ada cookie pelacak), dan penyimpanan KV untuk daftar tunggu.
- Penyedia email transaksional (akan ditentukan sebelum email peluncuran pertama) — hanya untuk mengirim email yang kamu setujui.
Kami tidak menggunakan Google Analytics, Facebook Pixel, TikTok Pixel, atau pelacak iklan apa pun pada situs ini.
7 · Hak kamu
Sesuai UU PDP, kamu berhak:
- Mengakses salinan data pribadi kamu.
- Memperbaiki data yang tidak akurat.
- Menghapus data kamu (right to be forgotten).
- Menarik persetujuan kapan saja.
- Memindahkan data kamu (data portability).
- Mengajukan keberatan terhadap pemrosesan tertentu.
- Mengajukan keluhan ke otoritas pengawas (Lembaga PDP saat sudah berdiri).
Untuk menjalankan hak kamu, kirim email ke privacy@blesscupid.com. Kami akan menanggapi dalam 30 hari kalender (sesuai UU PDP Pasal 11).
8 · Anak di bawah umur
Layanan ini ditujukan untuk pengguna berusia 18 tahun atau lebih. Kami tidak secara sadar mengumpulkan data dari anak di bawah umur. Jika kamu mengetahui hal ini terjadi, hubungi kami untuk penghapusan segera.
9 · Keamanan
Email daftar tunggu disimpan dengan enkripsi at-rest dan in-transit (TLS 1.2+). Akses internal terbatas pada pendiri yang ditunjuk. Tidak ada akses pihak ketiga ke basis data daftar tunggu di luar penyedia infrastruktur yang disebutkan di Pasal 6.
10 · Perubahan kebijakan
Jika kebijakan ini berubah secara material sebelum peluncuran, semua pendaftar daftar tunggu akan diberi tahu melalui email setidaknya 14 hari sebelum berlaku, dan diminta untuk menyetujui ulang. Versi historis akan diarsipkan di /privacy/v0.1 setelah versi baru terbit.
11 · Hukum yang berlaku
Kebijakan ini tunduk pada hukum Republik Indonesia, khususnya UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi dan UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik beserta perubahannya. Sengketa diselesaikan melalui musyawarah; jika tidak tercapai, melalui pengadilan yang berwenang di Jakarta.
English translation forthcoming. The Indonesian text governs in case of conflict between language versions.